Tips atay Cara Membuat CV ATS-Friendly agar Lebih Mudah Lolos Seleksi
LokerPKU.com-Saat melamar pekerjaan, CV (Curriculum Vitae) menjadi salah satu dokumen penting yang pertama kali dilihat oleh perusahaan. Namun, saat ini banyak perusahaan menggunakan Applicant Tracking System (ATS) untuk membantu proses penyaringan CV sebelum diteruskan kepada recruiter atau HRD.
Karena itu, membuat CV yang ATS-friendly dapat membantu informasi penting dalam CV terbaca dengan baik oleh sistem.
Apa Itu CV ATS-Friendly?
CV ATS-friendly adalah CV yang dibuat dengan format dan struktur yang mudah dibaca oleh sistem ATS.
ATS biasanya digunakan perusahaan untuk membantu mengelola dan menyaring lamaran kerja berdasarkan informasi tertentu, seperti pendidikan, pengalaman kerja, keterampilan, posisi yang dilamar, dan kata kunci yang relevan.
CV yang tampilannya sangat kompleks, menggunakan terlalu banyak elemen grafis, atau memiliki struktur yang sulit dibaca dapat berisiko membuat informasi penting tidak terbaca sebagaimana mestinya.
Tips Membuat CV ATS-Friendly
1. Gunakan Format yang Sederhana
Hindari desain CV yang terlalu ramai. Gunakan struktur yang sederhana, profesional, dan mudah dibaca.
Susun CV dengan bagian yang jelas seperti:
- Data diri
- Profil singkat
- Pengalaman kerja
- Pendidikan
- Keahlian/skill
- Sertifikat
- Prestasi atau pengalaman organisasi jika relevan
2. Gunakan Font yang Mudah Dibaca
Pilih font yang sederhana dan profesional. Hindari penggunaan terlalu banyak jenis font dalam satu CV.
Contohnya:
- Arial
- Calibri
- Times New Roman
- Helvetica
Gunakan ukuran font yang nyaman dibaca dan buat judul setiap bagian lebih menonjol.
3. Hindari Terlalu Banyak Grafik dan Ornamen
CV ATS-friendly sebaiknya tidak dipenuhi dengan:
❌ Grafik skill berbentuk persentase
❌ Ikon berlebihan
❌ Tabel yang kompleks
❌ Background yang penuh warna
❌ Elemen dekoratif yang tidak diperlukan
Prioritaskan informasi dan keterbacaan dibandingkan tampilan yang terlalu dekoratif.
4. Gunakan Judul Bagian yang Umum
Gunakan nama bagian yang mudah dikenali, misalnya:
- PENGALAMAN KERJA
- PENDIDIKAN
- KEAHLIAN
- SERTIFIKASI
- PROFIL
Hindari menggunakan istilah yang terlalu unik sehingga sistem atau recruiter sulit mengenali bagian tersebut.
5. Sesuaikan CV dengan Lowongan
Jangan menggunakan satu CV yang sama untuk semua pekerjaan.
Baca kembali deskripsi pekerjaan yang ingin dilamar dan sesuaikan CV dengan posisi tersebut.
Misalnya, jika melamar sebagai Staff Administrasi, kamu dapat menonjolkan kemampuan seperti:
- Microsoft Excel
- Microsoft Word
- Administrasi
- Data entry
- Pengarsipan
- Pengolahan dokumen
Pastikan kata-kata tersebut memang sesuai dengan kemampuan dan pengalaman yang kamu miliki.
6. Gunakan Kata Kunci yang Relevan
Perhatikan kata kunci yang terdapat pada informasi lowongan kerja.
Jika perusahaan mencantumkan persyaratan seperti Microsoft Excel, customer service, komunikasi, administrasi, atau data entry, gunakan kata kunci yang relevan tersebut di CV apabila memang sesuai dengan kemampuanmu.
Jangan memasukkan kata kunci secara berlebihan atau mencantumkan kemampuan yang sebenarnya tidak kamu miliki.
7. Tulis Pengalaman Kerja Secara Jelas
Jangan hanya menuliskan nama perusahaan dan jabatan.
Berikan gambaran mengenai tanggung jawab atau pencapaianmu.
Contoh:
- Staff Administrasi – PT ABC
- 2023–2025
- Mengelola dokumen administrasi perusahaan.
- Melakukan input dan pengolahan data menggunakan Microsoft Excel.
- Membuat laporan administrasi secara berkala.
- Berkoordinasi dengan tim operasional.
Format seperti ini membuat pengalaman kerja lebih mudah dipahami.
8. Gunakan Bahasa yang Profesional
Periksa kembali CV sebelum dikirim. Pastikan tidak terdapat kesalahan:
- Ejaan
- Nama perusahaan
- Nomor telepon
- Tanggal pengalaman kerja
- Nama posisi
Kesalahan kecil dapat memberikan kesan kurang teliti kepada recruiter.
9. Simpan CV dalam Format PDF
Setelah selesai membuat CV, simpan dalam format PDF jika format tersebut diperbolehkan oleh perusahaan.
Pastikan file PDF dapat dibuka dengan baik dan seluruh tulisan dapat diseleksi/dibaca, bukan hanya berupa gambar hasil scan.
10. Gunakan Nama File yang Profesional
Hindari nama file seperti:
❌ CVbaru.pdf
❌ CVfix.pdf
❌ lamaranterbaru.pdf
❌ dokumen1.pdf
Gunakan nama file yang lebih profesional, misalnya:
✅ CV_Muhammad_Nur_Staff_Administrasi.pdf
Dengan begitu, recruiter akan lebih mudah mengenali dokumen yang kamu kirim.
Contoh Struktur CV ATS-Friendly
Kamu bisa menggunakan struktur sederhana seperti berikut:
NAMA LENGKAP
Nomor WhatsApp | Email | Kota | LinkedIn/Portfolio
PROFIL
Tuliskan ringkasan singkat mengenai pengalaman, kemampuan, dan posisi yang kamu inginkan.
PENGALAMAN KERJA
- Nama Perusahaan – Jabatan
- Periode kerja
- Tanggung jawab atau pencapaian.
- Tanggung jawab atau pencapaian.
- Tanggung jawab atau pencapaian.
PENDIDIKAN
Nama Sekolah/Universitas
Jurusan – Tahun
KEAHLIAN
- Microsoft Office
- Komunikasi
- Administrasi
- Data Entry
- SERTIFIKASI
Cantumkan sertifikat yang relevan dengan posisi yang dilamar.
Apakah CV ATS-Friendly Harus Jelek?
Tidak.
CV ATS-friendly tetap bisa terlihat profesional dan menarik. Kuncinya adalah menggunakan desain yang bersih, sederhana, terstruktur, dan mudah dibaca.
Jangan sampai desain CV justru membuat informasi penting sulit ditemukan.
Kesimpulan
Membuat CV ATS-friendly bukan berarti harus membuat CV yang membosankan. Yang paling penting adalah memastikan informasi penting mudah dibaca, struktur CV jelas, pengalaman relevan ditonjolkan, dan kata kunci sesuai dengan posisi yang dilamar.
Sebelum mengirim lamaran, selalu luangkan waktu untuk membaca kembali informasi lowongan dan menyesuaikan CV dengan kebutuhan perusahaan.
CV yang baik bukan yang paling banyak desainnya, tetapi yang mampu menunjukkan bahwa kamu adalah kandidat yang sesuai dengan posisi yang dibutuhkan perusahaan.
Perhatian - Dalam proses rekrutmen, perusahaan yang resmi tidak pernah menarik biaya dari kandidat. Jika ada perusahaan yang menarik biaya wawancara, tes, reservasi tiket, dsb lebih baik dihindari karena ada indikasi penipuan. Jangan mentransfer pembayaran apapun ketika melamar kerja.
